TUGAS KESIMPULAN KELOMPOK 4
MANAJEMEN KELAS DI SD

Tentang

Prinsip-prinsip dalam Manajemen Kelas



Disusun Oleh :
Yelvi Gusli Dwi Putri
(1620196)
Prodi :
PGSD

DOSEN PEMBIMBING :
YESSI RIFMASARI, M.Pd

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN STKIP ADZKIA
PADANG
2019










Ringkasan Materi kelompok 4

Prinsip-prinsip dalam Manajemen Kelas

A. Pengertian Prinsip dalam Manajemen Kelas
 Pengelolaan kelas mengandung pengertian, yaitu proses pengelolaan kelas untuk menciptakan suasana dan kondisi kelas yang memungkinkan siswa dapat belajar secara efektif (Rachman, 1999 : 11). 

    Pengelolaan kelas juga dapat diartikan sebagai segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan (Ahmad, 1995 : 1).

      Sedangkan prinsip dasar pengelolaan kelas adalah pegangan atau acuan yang memiliki pokok dasar berpikir atau bertindak bagi seorang pendidik dalam usaha menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal serta mengembalikan kondisinya bila terjadi gangguan dalam proses pembelajaran.
prinsip pengelolaan kelas adalah sebagai berikut : 
1. Hangat dan antusias 
           Hangat dan antusias merupakan salah satu prinsip yang diperlukan dalam proses belajar dan mengajar. Guru yang hangat dan akrab pada anak didik selalu menunjukkan antusias pada tugasnya atau pada aktivitasnya akan berhasil dalam mengimplementasikan pengelolaan kelas. 
2. Tantangan 
           Penggunaan kata-kata, tindakan, cara kerja, atau bahan-bahan yang menantang akan meningkatkan gairah siswa untuk belajar sehingga mengurangi kemungkinan munculnya tingkah laku yang menyimpang. 
3. Bervariasi 
           Penggunaan alat atau media, gaya mengajar guru, pola interaksi antara guru dan anak didik akan mengurangi munculnya gangguan, meningkatkan perhatian siswa. Penggunaan media dapat membuat pelajaran menjadi menarik, menghilangkan kejenuhan dan membantu siswa dan keterampilan. Kevariasian ini merupakan kunci untuk tercapainya pengelolaan kelas yang efektif dan menghindari kejenuhan. 
4. Keluwesan 
           Keluwesan tingkah laku guru untuk mengubah strategi mengajarnya dapat mencegah kemungkinan munculnya gangguan siswa serta menciptakan iklim belajar mengajar yang efektif. Sikap dan tingkah laku, menonton dalam mengajar dapat menciptakan suasana belajar kondusif dan menarik, sehingga anak didik akan fokus dan konsentrasi dalam belajar. 
5. Penekanan pada hal-hal yang positif 
          Pada dasarnya dalam mengajar dan mendidik guru harus menekankan pada hal-hal yang positif dan menghindari pemusatan perhatian pada hal-hal yang negatif. Penekanan pada hal-hal yang positif yaitu penekanan yang dilakukan guru terhadap tingkah laku siswa yang positif dari pada mengomeli tingkah laku yang negatif. Penekanan tersebut dapat dilakukan dengan pemberian penguatan yang positif dan kesadaran guru untuk menghindari kesalahan yang dapat mengganggu jalannya proses belajar mengajar. 
6. Penanaman disiplin diri
          Tujuan akhir dari pengelolaan kelas adalah anak didik dapat mengembangkan disiplin diri sendiri. Untuk itu seorang guru dapat mendorong anak didik untuk dapat melaksanakan disiplin. Dan guru hendaknya menjadi teladan mengendalikan diri dan pelaksanaan tanggung jawab. Jadi, guru harus disiplin dalam segala hal bila ingin anak didiknya ikut berdisiplin dalam segala hal. 
7. Stabilitas emosi yang stabil 
          guru harus bisa menjaga emosi nya dan sabar dalam melatih peserta didik. 
8. Optimisme dan percaya diri 
   diharapkan guru punya rasa kepercayaan diri yang kuat dalam mengajar. 
9. Kesederhanaan ( penampilan dan pakaian) 
      10. Adil 
            seorang guru harus menyamakan peserta didik tanpa membedakan gender nya yang kaya maupun siswa yang miskin, yang pintar maupun yang bodoh, adil dalam memberikan nilai. 
      11. Humoris 
          seorang guru harus bisa membawa suasana belajar yang santai tidak kaku, kadang-kadang ada suatu cerita yang membuat anak didik tertawa. Jadi dapat penulis simpulkan bahwa dalam pengelolaan kelas guru harus bisa menjalankan prinsip yang terdapat diatas agar tujuan dari manajemen kelas dapat terlaksana dengan baik.  

B. Permasalahan dalam Prinsip Manajemen Kelas
 Secara umum faktor yang mempengaruhi pengelolaan kelas dibagi menjadi dua golongan yaitu, faktor intern dan faktor ekstern siswa (Djamarah, 2006 : 184). 
1. Faktor intern siswa berhubungan dengan masalah emosi, pikiran, dan perilaku. Kepribadian siswa dengan ciri khasnya masing-masing menyebabkan siswa berbeda dari siswa lainnya secara individual. Perbedaan secara individual ini dilihat dari segi perbedaan biologis, intelektual, dan psikologis.
2. Faktor ekstern siswa terkait dengan masalah suasana lingkungan belajar, penempatan siswa, pengelompokan siswa, jumlah siswa, dan sebagainya. Masalah jumlah siswa di kelas akan mewarnai dinamika kelas. Semakin banyak jumlah siswa di kelas, misalnya dua puluh orang ke atas akan cenderung lebih mudah terjadi konflik. Sebaliknya semakin sedikit jumlah siswa di kelas cenderung lebih kecil terjadi konflik.

C. Kebijakan tentang Prinsip Manajemen Kelas
   Menurut Khanifatul (2005:25-26) tindakan tentang prinsip manajemen kelas ini dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi masalah
           Pada tahap ini guru mengenal atau mengetahui maslah-masalah pengelolaan kelas yang timbul didalam kelas. Berdasarkan pada masalah tersebut, guru mengidentifikasi jenis penyimpangan sekaligus mengetahui latar belakang yang membuat siswa melakukan penyimpangan.
    2. Menganalisis masalah
           Guru menganalisis penyimpangan siswa dan menyimpulkan latar belakang dan sumber sumber dari penyimpangan. Selanjutnya menentukan alternatif-alternatif penanggulangannya.
    3. Menilai alternatif pemecahan
            Pada langkah ini guru menilai dan memilih alternatif pemecahan masalah yang dianggap.   tepat dalam menanggulangi masalah.
    4. Melaksanakan monitoring
         Pada langkah ini bertujuan menilai kemampuan pelaksanaan dari alternatif pemecahan yang dipilih untuk mencapai sasaran yang sesuai dengan yang direncanakan.

Daftar Rujukan

Khanifatul. 2005. Kelas Pembelajaran Inovatif Strategi Mengelola Secara Efektif Dan Menyenangkan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain, Aswan. 2013.  Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Fathurrohman, Pupuh dan sutikno sobry. 2009. Stratei Belajar Mengajar, Bandung : PT Renika Aditama.


Komentar

  1. Terimkasih materinya kk sangat membantu

    BalasHapus
  2. Trimakasih telah berbagi informasi, materi ini sangat bermanfaat bagi saya

    BalasHapus

Posting Komentar